Faktor-Faktor Kemunduran Peradaban Islam di Dunia

 

  1. Faktor-Faktor Kemunduran Peradaban Islam di Dunia

 

Jatuh itu memang menyakitkan. Apalagi, ketika kita sudah berada jauh di puncak kesuksesan. Setelah berhasil membangun kejayaan selama 14 abad lebih, akhirnya peradaban Islam jatuh tersungkur. Inilah kisah tragis yang dialami peradaban Islam. Hal tersebut terjadi bukan tanpa sebab tentunya. Serangan pemikiran dan dan juga serangan militer dari Barat bertubi-tubi menguncang Islam. Akibatnya, kaum muslimin mulai goyah. Puncaknya adalah tergusurnya khilafah Islamiyah di Turki dari pentas perpolitikan dunia.

Saat itu, Inggris menetapkan syarat bagi Turki bahwa Inggris tak akan menarik dirinya dari bumi Turki, kecuali setelah Turki menjalankan syarat-syarat berikut ini. Pertama, Turki harus menghancurkan khilafah Islamiyah, mengusir khalifah dari Turki, dan menyita harta bendanya. Kedua, Turki harus berjanji untuk menumpas setiap gerakan yang akan mendukung Khilafah. Ketiga, Turki harus memutuskan hubungannya dengan Islam. Keempat, Turki harus memilih konstitusi sekuler, sebagai pengganti dari konstitusi yang bersumber dari hukum-hukum Islam. Mustafa Kamal Ataturk kemudian menjalankan syarat-syarat tersebut dan negara-negara penjajah pun akhirnya menarik diri dari wilayah Turki.

Cerzon (Menteri Luar Negeri Inggris saat itu) menyampaikan pidato di depan parlemen Inggris, “Sesungguhnya kita telah menghancurkan Turki sehingga Turki tidak akan dapat bangun lagi setelah itu. Sebab kita telah menghancurkan kekuatannya yang terwujud dalam dua hal, yaitu Islam dan khilafah”.

 

 

 

Jadi, terakhir kaum muslimin hidup dalam naungan Islam adalah di  tahun  1924, tepatnya tanggal 3 Maret tatkala Khilafah Usmaniyah yang  berpusat  di  Turki  alias  Konstantinopel  diruntuhkan  oleh  kaki tangan   Inggris   keturunan   Yahudi,   Musthafa   Kemal   Attaturk.   Nah, dialah yang mengeluarkan perintah untuk mengusir Khalifah Abdul Majid bin Abdul Aziz, Khalifah (pemimpin) terakhir kaum muslimin ke Swiss, dengan berbekal koper, pakaian dan sedikit uang. Sebelumnya Kemal mengumumkan bahwa Majelis Nasional Turki telah menyetujui penghapusan khilafah. Sejak saat itu sampai sekarang kita tidak mempunyai lagi pemerintahan Islam.

Akibatnya, umat Islam terkota-kotak di berbagai negeri berdasarkan letak geografis yang beraneka ragam, yang sebagian besarnya berada di bawah kekuasaan musuh yang nonmuslim, Inggris, Perancis, Italia, Belanda, dan Rusia. Di setiap negeri tersebut, kaum kafir telah mengangkat penguasa yang bersedia tunduk kepada mereka dari kalangan penduduk pribumi. Para penguasa ini adalah orang-orang yang menaati perintah kaum kafir tersebut dan mampu menjaga stabilitas negerinya.

Kaum nonmuslim segera mengganti undang-undang dan peraturan Islam yang diterapkan di tengah-tengah rakyat dengan undang-undang dan peraturan milik mereka, serta mengubah kurikulum pendidikan untuk mencetak generasi-generasi baru yang memercayai presepsi kehidupan menurut Barat, serta memusuhi akidah dan syariat Islam. Khilafah Islamiyah dihancurkan secara total, dan aktivitas untuk mengembalikan serta mendakwahkannya dianggap sebagai tindakan kriminal yang dapat dijatuhi sanksi oleh undang-undang.

Harta kekayaan dan potensi alam milik kaum muslimin telah dirampok oleh penjajah nonmuslim yang telah mengeksploitasi kekayaan tersebut dengan cara yang seburuk-buruknya dan telah menghinakan kaum muslimin dengan sehina-hinanya. Akan tetapi, jangan bersedih karena kita akan kembali mengagungkan kejayaan Islam itu. Yakinlah, kita masih bisa merebutnya meski pun dengan nyawa sebagai tebusannya. Kita lahir ke dunia ini dengan berlumur darah. Mengapa musti takut mati dengan berlumur darah dan syahid di medan tempur.

Di antara faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran Islam adalah sebagai berikut :

 

  1. Akibat Jauhnya umat Islam dari Kitabullah dan As Sunnah

Kitabullah  dan  sunnah  rasul-Nya  akan  mengangkat  harkat

 

 

 

 

dan martabat suatu bangsa. Dengannya Allah Swt. meneguhkan keyakinan kaum muslimin dalam melawan musuh-musuhnya. Dengannya pula Allah mengangkat suatu kaum dan merendahkan kaum yang lain.

Jauhnya umat Islam dari kitabullah dan sunnah rasul-Nya merupakan salah satu yang mengakibatkan umat Islam kini mempunyai konsep diri yang buruk sekali. Lihatlah hari ini! Berapa banyak anak-anak kita pada umur 9 tahun sudah hafal al-Qur’an. Jangankan menghafal, membacanyapun masih sangat jarang. Berapa banyak anak-anak kita yang paham bahasa al-Qur’an?. Hanya untuk belajar matematika, bahasa Inggris, dan ilmu umum lainnya kita rela untuk mengkursuskan anak-anak kita, sedangkan untuk mempelajari bahasa arab hampir tidak terpikirkan.

pahamilah hadis di bawah ini yg artinya:

 

Dari Ali bin Abi Tholibra berkata, bersabda Rasulullah saw

:  Akan datang pada umatku  suatu zaman, yang tidak tersisa dari al-Qur’an kecuali tulisannya, masjid mereka ramai akan tetapi sepi dari petunjuk, ulama mereka sejelek-jelek manusia dikolong langit, darinya keluar fitnah dan kepada mereka fitnah tersebut kembali. (HR. Baihaqi)

  1. b. Taklid (ikut-ikutan)

Oleh karena umat tidak punya nilai, tidak memiliki prinsip- prinsip yang sangat berharga sebagaimana yang ada di dalam al- Qur’an dan as-Sunnah, akhirnya yang mereka lakukan adalah mencari

 

 

 

nilai dari orang lain. Kalau sudah demikian yang terjadi, sebagian mereka akan mengikuti apa saja sesuai dengan kebiasaan orang lain, akibatnya adalah ikut-ikutan. Hal ini yang pernah diantisipasi oleh Rasulullah Saw. Baca dan pahamilah hadis di bawah ini!

 

Artinya :

Sungguh kalian akan  mengikuti  cara-cara sunan,  gaya-gaya orang-orang sebelum kalian satu jengkal, satu hasta, satu depa, secara bertahap sehingga sampai mereka memasuki lubang biawak sekalipun kalian akan mengikutinya”. (HR. Bukhori)

 

 

Antisipasi ini nampaknya sudah terasa di masa sekarang. Penyebabnya adalah umat ini telah kehilangan nilai, prinsip, dan tidak  punya  paradigma  dalam  hidup  serta  konsep  hidup  tidak jelas. Dalam al-Qur’an dan Sunnah terkandung prinsip kehidupan manusia.

 

 

  1. c. Terjadinya Perpecahan di Kalangan umat

Banyak organisasi-organisasi dan partai-partai umat Islam yang diakibatkan oleh umat sekarang ini tidak memiliki nilai konsep persatuan dan kesatuan fitroh pemikiran, dan akidah. Semua merasa dirinya benar dan tidak bersikap dewasa, yaitu sikap bahwa antara gerakan yang satu membutuhkan gerakan yang lain.

 

 

  1. d. Adanya Pertempuran antara Hak dan Batil

Salah satu pelajaran berharga bagi umat Islam adalah “Perang

Salib”, yang menggunakan berbagai dimensi pertempuran, politik,

 

 

 

 

 

 

ekonomi, dan perang di tataran keagamaan. Musuh-musuh Islam menggunakan berbagai macam cara. Mereka berasal dari berbagai macam kelompok, yaitu orang-orang yang tidak beragama, atheis, yahudi, musyirikin, nasrani, dan munafik. Imam Syafi’i dalam tafsir Ibnu Katsir di akhir surat al-Kafirun menyatakan, “Apapun jenisnya kekufuran itu merupakan satu pokok ajaran. Mereka bersatu padu untuk membangun satu kesepakatan dan konspirasi dengan menggunakan berbagai macam sarana. Akan tetapi, Allah Swt. akan menyempurnakan cahayanya walaupun orang-orang kafir tidak senang”. Baca dan pahamilah firman Allah Swt. di bawah ini!

 

 

 

Artinya:

Mereka ingin  memadamkan  cahaya  Allah dengan  mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya- Nya meskipun orang-orang kafir benci. (Q.S. as-Shaf/61: 8)

Pada akhirnya, dengan seluruh sarana itu umat Islam digiring

menjadi kelompok yang tertindas. Pada saat umat ini merasakan berada di titik bawah dalam kehidupan, kehilangan kepercayaan diri, saat itu lah mereka punya peluang untuk dimurtadkan. Perang pemikiran ternyata merupakan langkah pertama yang utama dalam pertempuran antara hak dan batil.

Banyak teori sekarang ini yang menjauh dari nilai-nilai Islam, teori yang terkait dengan kemanusiaan, seperti ekonomi politik, sosial budaya atau psikologi. Oleh karena kita tidak memiliki kekuatan prinsip nilai-nilai Islam, tidak memiliki paradigma teori yang bersumberkan dari Al-Quran dan Sunnah Rasululah Saw., pada akhirnya kita semua mengikuti seluruh teori-teori itu tanpa sedikitpun kita menyeleksinya sebagai akibatnya persepsi kita berubah. Cara berfikir kita juga berubah. Umat Islam tidak lagi mencerminkan cara berfikir yang islami, sehingga emosi umat Islam pun tidak memiliki emosi yang islami.

Jalan   keluar   dari   semua   itu   adalah   mengembalikan seluruh permasalahan kepada al-Qur’an dan as-Sunnah dengan pemahaman salaf. Sebagaimana perkataan Imam Malik.

 

 

 

َّ

 

Artinya :

Generasi akhir ummat  ini tidak akan kembali jaya, kecuali dengan apaapa yang telah mengantarkan kejayaan generasi awal” (Imam Malik)

 

  1. Mendeskripsikan     Faktor-faktor     Kemajuan     dan     Kemunduran

Peradaban Islam di Dunia

Empat belas abad yang lalu, Allah Swt. mengutus Nabi Muhammad Saw. sebagai uswatun  hasanah  bagi umat manusia. Beliau mendapat amanah dari Allah Swt. untuk memimpin dan membimbing umat manusia ke jalan yang benar yang diridai Allah Swt. Beliau diutus untuk memperbaiki budi pekerti umat manusia, khususnya bangsa Arab yang moralnya sudah keterlaluan buruk tidak memiliki aturan dan tatanan yang benar, sehingga mereka berada dalam keadaan yang menggunakan hukum rimba yang ada. Siapa yang kuat dia lah yang berkuasa. Seolah- olah kebiasaan mabuk-mabukan merajalela, perzinaan, pemerkosaan, perampokan dan lain sebagainya terjadi di mana-mana. Oleh karena itu pada awal diangkatnya sebagai rasul, beliau bersabda:

Artinya :

“Bahwasannya aku diutus Allah untuk menyempurnakan  keluhuran budipekerti”. (HR. Ahmad)

Berbagai macam rintangan, tantangan, dan hambatan dihadapi

oleh Rasulullah Saw. Bahkan, dari kalangan kerabatnya pun turut menentang dan memusuhinya. Namun hal itu  semua dapat dilalui oleh nabi   hingga pada akhirnya banyak juga yang mengikuti jejak beliau. Agama Islam pun tersebar luas ke berbagai daerah.

Berkat kegigihan para sahabat, para ulama, dan juga para dai, agama Islam berkembang ke berbagai belahan dunia dan sampai juga ke Indonesia. Tidak hanya itu, dengan kegigihan berdakwah para dai, agama Islam tersebar dan berkembang terus di berbagai negara di dunia ini.

Banyak faktor yang menyebabkan kemajuan Islam. Di antara faktor-faktor yang menyebabkan kemajuan Islam di dunia adalah sebagai berikut :

  1. Adanya semangat kaum muslimin yang tulus untuk menyebarkan

 

 

 

 

agama Islam. Semangat mereka tumbuh dari hati nuraninya sendiri, tanpa ada orang yang memerintahkannya. Mereka menyebarkan atau mengajarkan agama Islam hanya untuk mecari rida Allah semata.

  1. b. Adanya rasa terpanggil untuk mengajarkannya agama Islam kepada orang lain. Mereka mengajarkan agama Islam kepada orang lain tanpa pamrih agar mendapat imbalan, atau Mereka hanya mengharapkan keridaan Allah Swt. semata.
  2. c. Banyaknya cendekiawan  muslim  yang  menemukan  berbagai teori, misalnya al-Khawarizmi menemukan angka nol dan namanya diabadikan dalam cabang ilmu matematik Ibnu Sina yang membuat termometer udara untuk mengukur suhu udara, beliau pakar medis Islam legendaris dengan karya ilmiahnya, Qanun,  yang  menjadi  referensi  ilmu  kedokteran  para  pelajar Barat. Kemudian Ar-Razi, orang Barat menyebutnya Rhazez. Beliau berkebangsaan  Persia,  dilahirkan  di  Rai  dekat Teheran.  Orang- orang Barat memberinya julukan One of the Greatest Physycian off all Times, yang berarti seorang tabib yang terbesar di sepanjang masa.

 

 

Aktivitas 10.4

 

Aktivitas Peserta Didik:

  1. Setelah mempelajari materi di atas, buatlah cerita bermain peran dengan kelompok kalian masing-masing.
  2. Silakan setiap kelompok bermain peran di depan kelas sesuai dengan cerita bermain peran yang dibuat.

 

 

 

 

 

  1. E. PENERAPAN KARAKTER

 

 

Setelah mengkaji materi tentang “Faktor-Faktor Kemunduran Peradaban Islam di dunia”,  diharapkan  peserta  didik  dapat  menerapkan karakter dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut:

 

 

 

 

 

 

 

272                                               PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BuDI PEKERTI

 

 

 

 

No.

 

Butir Sikap

 

Nilai Karakter

 

 

1

memenuhi segala perintahnya, dengan meyakini kebenaran sejarah peradaban Islam religius, ketaatan, kecintaan, tanggung jawab
 

 

2

peduli kepada orang lain sebagai cerminan pelaksanaan hikmah mempelajari peradaban Islam religius, kecintaan, kepedulian,  ketulusan, tanggung jawab
 

 

3

melaksanakan contoh perilaku sehari-hari dengan mencerminkan peradaban Islam kecintaan, kepedulian, ketulusan,

tanggung jawab, respek

 

 

4

memberi contoh tidak secara berlebihan yang dapat mengundang fitnah.  

kesantunan, ketulusan, respek

 

 

5

membudayakan perilaku yang mencerminkan peradaban Islam sesuai syariat Islam  

cinta tanah air, respek, kesantunan

 

 

 

 

  1. F. KHULASAH

 

 

Faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran Islam adalah sebagai berikut:

  1. Akibat umat Islam jauh dari kitabullah dan as-Sunnah
  2. Taklid (ikut-ikutan)
  3. Terjadinya perpecahan di kalangan umat
  4. Adanya pertempuran antara hak dan batil.

 

 

 

 

  1. G. PENILAIAN

 

 

  1. Penilaian Sikap
  2. Lakukan tugas rutin kalian, baik yang terkait dengan ibadah mahdhah (ritual), seperti shalat, puasa  sunah,  membaca  al-Qur’an  maupun ibadah  sosial  seperti  membantu  teman,  kerja  bakti,  dan  lain-lain

 

 

 

dengan dengan ikhlas dan senang hati dan kemudian catat semua yang kalian lakukan di buku catatanmu!

b   Berilah tanda centang (√) pada kolom berikut dan berikan alasannya, setelah  mempelajari  materi  ”Faktor-faktor Kemunduran Peradaban Islam di Dunia”!

 

 

No

 

Pernyataan

Jawaban  

Alasan

S TS Rg
1 Dengan mempelajari materi ”Faktorfaktor Kemunduran Peradaban Islam di Dunia”, telah tumbuh kesadaran dalam diri saya untuk belajar menganalisis faktor-faktor kemundurannya        
2 Dengan memahami materi ”Faktorfaktor Kemunduran Peradaban Islam di Dunia”, saya telah terdidik untuk tidak berbuat apriori terhadap kemunduran peradaban Islam.        
3 Dengan memahami materi ”Faktorfaktor Kemunduran Peradaban Islam di Dunia”, diri saya berusaha untuk selalu menghormati dan mengapresiasi hasil peninggalan peradaban dunia        
4 Dengan memahami materi ”Faktorfaktor  Kemunduran  Peradaban  Islam di Dunia”, telah mendorong diri saya untuk mengadakan penelitian.        
5 Dengan memahami materi ”Faktorfaktor       Kemunduran       Peradaban Islam di Dunia”,  menumbuhkan semangat untuk maju bersama-sama mengembangkan peradaban yang sudah dirintis generasi terdahulu.        

 

Keterangan: S= Setuju, TS= Tidak Setuju, Rg=Ragu-ragu

 

 

 

 

 

 

 

  1. Penilaian Pengetahuan
  2. Berilah tanda silang (X) pada salah satu jawaban yang benar di bawah ini!
  3. Setelah berhasil dan berjaya selama …. abad, akhirnya peradaban

Islam jatuh.

  1. A. empat belas
  2. B. lima belas C. enam belas D.  tujuh belas
  3. E. delapan belas

 

  1. Serangan pemikiran dan …. Dari Barat bertubi-tubi mengguncang

Islam. Akibatnya kaum muslimin mulai goyah

  1. A. politik B. militer C.  budaya D.  sosial
  2. E. ekonomi

 

  1. Pada saat  Turki  jatuh  di  tangan  Inggris,  pemerintahan  Turki dipegang oleh…
  2. A. Mustafa Nazi Attaurk
  3. B. Mustafa Abdul Muhtar C. Mustafa Kamal Ataturk D.  Mustafa Usman Bazar E.   Mustafa Kamal Sulfaiz

 

  1. Bacalah pernyataan-pernyataan di bawah ini dengan cermat!
  2. taklid, ikut-ikutan
  3. jauh dari kitabullah
  4. perpecahan di kalangan umat
  5. pertempuran antara yang haq dan yang batil
  6. perbedaan luasnya ilmu agama

Dari   kelima   pernyataan   tersebut   merupakan   sebab-sebab kemunduran Islam di dunia, kecuali….

  1. A. pernyataan nomor 1
  2. B. pernyataan nomor 2
  3. C. pernyataan nomor 3
  4. D. pernyataan nomor 4
  5. E. pernyataan nomor 5

 

 

 

 

  1. Kitabullah dan sunnah rasul-Nya yang akan mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa. Oleh karena itulah Allah Swt. … keyakinan kaum muslimin dalam melawan musuh-musuhnya.
  2. A. mengabaikan
  3. B. menyenangkan
  4. C. meneguhkan
  5. D. menyatukan
  6. E. memusnahkan

 

  1. Semangat kaum muslimin tumbuh dari hati nuraninya, tanpa ada orang yang memerintahkannya, mereka … agama Islam hanya untuk mencari rida Allah semata.
  2. A. meyebarkan
  3. B. mendamaikan
  4. C. mecarikan
  5. D. mengindahkan
  6. E. menunaikan

 

  1. Kaum muslimin mengajarkan agama Islam kepada orang lain tanpa … agar mendapat imbalan, atau sanjungan. Mereka hanya mengharapkan keridaan Allah Swt semata.
  2. A. pesan B.  pamrih C.   paksaan
  3. D. sanjungan
  4. E. harapan

 

  1. Al-Khawarizmi menemukan angka … dan namanya diabadikan dalam cabang ilmu matematika.
  2. A. nol
  3. B. dua
  4. C. empat
  5. D. enam
  6. E. delapan

 

  1. Salah satu di antara cendekiawan muslim bernama Ar-Razi, orang- orang Barat menyebutnya…, beliau berkebangsaan Persia.
  2. A. Reza  D. Razes B.  Remain                                              E. Robet C.  Recaul

 

 

 

  1. Orang-orang Barat memberi julukan kepada Ar-Razi, One of the Greatest Physycian of all Times, yang berarti seorang tabib yang … di sepanjang masa.
  2. A. terbaik
  3. B. terhormat
  4. C. terbesar D. tersabar E.  termahal

 

  1. B. Jawablah beberapa pertanyaan di bawah ini dengan benar!
  2. Apakah faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran peradaban

Islam?

  1. Apakah yang dimaksud dengan taklid?
  2. Inggris tidak akan menarik pasukannya dari Turki jika Turki tidak mau memenuhi tiga persyaratan. Sebutkan tiga persyaratan itu?
  3. Di manakah pusat pemerintahan Khalifah Usmaniyah?
  4. Bagaimana  tidak   lanjut   kaum   non   muslim   setelah   dapat menghapus sistem kekhalifahan di Turki?

 

 

Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *