BUDIDAYA TERNAK KESAYANGAN

 

 

 

 

BAB III

 

BUDIDAYA TERNAK KESAYANGAN

 

 

D. Mempraktikkan Budidaya Ternak Kesayangan

1. Kelinci

a. Perencanaan

2) Menentukan    dan    mempersiapkan    kandang yang akan
  digunakan untuk budidaya ternak kesayangan.    
3) Menentukan jadwal kegiatan budidaya.    
4) Menyiapkan kebutuhan  sarana, alat, dan bahan.    
5) Menentukan tugas individu.    

 

1)  Menentukan      jenis      ternak      kesayangan      yang      akan dibudidayakan.

b. Persiapan Sarana Produksi

1)  Bahan-bahan

a) kelinci umur 35 60 hari

b) Pakan hijauan dan konsentrat c) Obatobatan

d) Vitamin atau probiotik

2)  Alat•alat :

a) Timbangan

b) Tempat makan dan minum c) Pembersih kotoran

Proses Produksi Ternak Kelinci

1)  Siapkan  kandang    sesuai   dengan    jenis  kelinci yang  akan dipelihara. Kelinci berukuran  rata•rata  dari 3,6 kg atau lebih, membutuhk an kandang  dengan  panjang   kurang  lebih  1,2 meter,  lebar 0,6 meter, dan tinggi 0,6 meter.

2)  Berikan pakan  dua  kali sehari  yaitu  pagi hari pukul 08.30 dan sore hari pukul 13.30. Air minum  diberikan  setiap  hari  dalam jumlah  tidak  terbatas  dan   diganti   setiap pagi   dengan membersihkan dahulu  sisa air minum sebelumnya.

3)  Pisahkan kelinci jantan dan betina ketika sudah memasuki masa puber/   siap  kawin,  masukkan  ke  dalam  kandang    satu  per satu. Umur  betina  siap kawin 5•6 bulan  dan umur jantan  siap kawin 6•7 bulan.

 

2. Hamster

Hamster  merupakan    binatang   pengerat   yang  disukai  anak•anak karena  bentuknya   yang  mini, gerakan  lincah, dan  tingkahnya  yang lucu. Berikut hal yang perlu dipersiapkan dan cara pemeliharaan hamster.

a. Bahan

1)  Hamster sehat yang akan dipelihara

2)  Pemberian  pakan  yang  sehat,  seperti  pellet,  kacang  hijau, wortel,  mentimun,  selada, jagung,  sawi  putih,  pepaya  dan apel.

3)  Obat-obatan dan bahan lainnya

Jenis obat-obatan dan bahan lain yang bisa digunakan diantaranya  adalah  :  obat  anti  parasit,  sampo,  pewangi,  dan pasir mandi.

 

b. Peralatan

Hamster  merupakan     salah  satu   hewan    kesayangan     yang memiliki kemampuan   pendengaran  dan  penciuman  yang  baik serta senang  bermain  atau  beraktifitas.

Berikut  ini  perlengkapan   yang   diperlukan   dalam  memelihara

hamster :

1)   Kandang Hamster

a) Jenis kandang hamster yang paling umum adalah kandang plastik, kandang kawat, kandang akuarium, kandang  baja, dan kandang buatan sendir

b) Kandang  hamster     harus     merasa     nyaman,     dapat

memfasilitasi   hamster      yang   suka   berlarian,   memiliki sirkulasi  udara   yang  baik,  dan  bebas   dari  gangguan hewan peliharaan lain seperti anjing dan kucing.

 

2)   Alas Kandang

Lantai         kandang          hamster          dapat menggunakan sekam atau serbuk kayu yang kasar dan tidak terlalu halus dan sekam padi. Keuntungan    menggunakan   serbuk    kayu (zeloit) antara lain:

a) Berfungsi  sebagai   alas   kandang   agar

hamster  bisa lebih nyaman dan empuk. b)  Sebagai     penghangat    bagi     hamster

terutama  di saat udara sedang dingin. c)  Sebagai bahan untuk membuat  sarang

d) Sebagai  penyerap     kelembaban     dan

sangat berguna untuk menyerap air seni. e)  Sebagai tempat menaruh bayi hamster.

3)   Tempat Pakan dan Minum

4)   Mainan

5)   Alat   kebersihan,   berupa   rolling   hamster, hamster bath, dan pasir pewangi

 

Tahapan Memelihara Hamster

1)  Memilih Hamster

Memilih hamster  yang tepat  perlu memperhatikan berikut ini :

a) Kesehatan hamster

Hamster  yang  sehat  memiliki  telinga  yang  bersih,  anus yang bersih dan  kering,  perut   yang  kecil dan  bulat,  dan tidak  ada  bagian   kulit yang  botak  atau  benjolan   pada kulit (kecuali kelenjar  bau  pada pahanya  yang seringkali dikira sebagai  luka atau  kudis), memiliki mata yang bening dan  gigi yang sehat  yang  tidak tumbuh  menumpuk atau melengkung.

b) Tingkat agresifitas hamster

Pilih hamster    yang  mudah    beradaptasi,  hal  ini dapat dilihat dari perilaku hamster  yang suka mengendus ketika kita  memasukkan  tangan   ke dalam  kandangnya,  sedikit menggigit    tangan    untuk  mengetahui  makanan     atau bukan.

2)  Proses Adaptasi Hamster di Lingkungan Baru

Proses  adaptasi   awal dengan  menempatkan hamster   ke dalam k andang  yang diberik an penutup  berupa  k ain tipis yang   terlihat   samar   dari   luar,  sehingga   hamster   dapat menjelajah dengan tenang dan nyaman di rumah barunya. Setelah 3 hari  proses adaptasi dengan membiarkan  hamster sendiri, saatnya mulai berteman  dengan hamster.

3)  Pemeliharaan Hamster dengan Pemberian Pakan dan Minum

Hamster diberi makanan pokok yang dicampur seperti pelet sebagai makanan   utama   untuk  hamster,  dan  campuran biji•bijian sebagai makanan tambahan.

Air bersih yang segar harus selalu tersedia. Penambahan

vitamin ke dalam air minum dapat dilakukan agar berpengaruh baik bagi hamster.

Beberapa  jenis buah  dan sayuran dapat  diberikan untuk

hamster sebagai  camilan seperti  buah  apel, pisang, avokad  (tidak berbiji), mangga,  semangka,  pepaya,  wortel, brokoli, mentimun,  jagung, kacang hijau, paprika, selada, seledri, kubis daun,  sawi, dan  beberapa  jenis sayuran dan buah•buahan lain.

4)  Perawatan Kandang Hamster

Kandang  harus dibersihkan minimal seminggu sekali dengan cara memindahkan hamster  dan membuang serbuk•serbuk kayu serta makanan yang disimpan  hamster.

Berikut    hal  yang   harus  diperhatikan   saat  membersihkan

kandang :

a) Tempatkan hamster  di dalam  bola hamster  atau  di area bermainnya

b) Gunakan sabun pencuci khusus kandang hewan.

c) Bilas  kandang  setelah dibersihkan dan pastikan kandang benarbenar  kering (air telah menguap) dan tidak ada sisa larutan pencuci yang menempel pada bagian•bagian kandang.

d) Gantilah  alas  kandang   yang   lama  dengan   yang   baru dengan  sedikit mencampurkan  serbuk kayu yang lama di dalam kandang  mereka yang sudah bersih.

5)  Pemeriksaan Kesehatan

Kesehatan  hamster  dapat  dilihat  dari  keadaan  jenis kotorannya.    Kotoran   yang   lembut    menandakan   hamster terkena diare.

Ketiadaan kotoran  dalam  kandang  menandakan hamster mengalami konstipasi/sembelit (penyakit penyumbatan  usus).

Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *